FUNGSI KOMUNIKASI
Secara Umum Fungsi Komunikasi adalah sebagai berikut :
- Menyampaikan pikiran atau
perasaan
- Tidak terasing atau terisolasi
dari lingkungan
- Mengajarkan atau memberitahukan
sesuatu
- Mengetahui atau mempelajari
dari peristiwa di lingkungan
- Mengenal diri sendiri
- Memperoleh hiburan atau
menghibur orang lain.
- Mengurangi atau menghilangkan
perasaan tegang
- Mengisi waktu luang
- Menambah pengetahuan dan
merubah sikap serta perilaku kebiasaan
- Membujuk atau memaksa orang
lain agar berpendapat bersikap atau berperilaku sebagaimana diharapkan
Selain Itu Fungsi Komunikasi juga
dibagi menjadi 4 Kerangka yakni :
Komunikasi sosial
Fungsi komunikasi sebagai komunikasi sosial setidaknya mengisyaratkan bahwa
komunikasi penting untuk membangun konsep diri kita, aktualisasi-diri, untuk
kelangsungan hidup, untuk memperoleh kebahagiaan, terhindar dari tekanan dan
ketegangan, antara lain lewat komunikasi yang menghibur, dan memupuk hubungan
dengan orang lain.
Komunikasi ekspresif
Komunikasi ekspresif tidak otomatis
bertujuan mempengaruhi orang lain, namun dapat dilakukan sejauh komunikasi
tersebut menjadi instrument untuk menyampaikan perasaan-perasaan (emosi)
kita.
Komunikasi ritual
Komunikasi rutual bertujuan untuk
komitmen mereka kepada tradisi keluarga, komunitas, suku, bangsa, negara,
ideology, atau agama mereka.
Komunikasi instrumental
Komunikasi instrumental mempunyai
beberapa tujuan umum: menginformasikan, mengajak, mengubah sikap dan keyakinan,
dan mengubah perilaku atau menggerakan tindakan, dan juga menghibur.
Komunikasi atau yang dalam bahasa Inggris adalah
communication
merupakan sebuah kegiatan dimana seseorang melakukan interaksi dengan orang
lain melalui simbol-simbol verbal maupun non verbal, misalnya bahasa Indonesia
(verbal) atau bahasa isyarat (non verbal). Komunikasi yang dilakukan oleh
seseorang mememiliki tujuan tertentu, baik untuk kelangsungan hidup pribadinya
maupun kelangsungan hidup masyarakat.
Semua orang pasti akan melakukan komunikasi, baik dengan orang lain ataupun
dengan sekitarnya. Sebab pada dasarnya manusia adalah mahluk sosial yang tidak
dapat hidup sendiri. Dengan berkomunikasi seseorang dapat menyampaikan
isi pikirannya dan bertukar pikiran dengan orang lain. Dengan berkomunikasi
seseorang melakukan interaksi dengan orang lain. Dengan berkomunikasi seseorang
juga dapat menghibur, mendidik atau mempengaruhi orang lain.
Komunikasi memiliki banyak fungsi. Para ahli dalam bidang ilmi komunikasi
seperti Effendi, Thomas M. Scheidel, Rudolf F. Verderber, Gordon I. Zimmerman,
serta Judy C. Pearson & Paul E. Nelson mengungkapkan beragam fungsi
komunikasi yang dilakukan manusia kepada manusia lainnya. Berikut ini akan
Pakar Komunikasi rangkum 15 fungsi komunikasi dalam keseharian hidup manusia
tersebut.
1. Menyampaikan pikiran dan perasan
Seperti yang dikatakan Effendi dalam bukunya, bahwa salah satu fungsi
komunikasi adalah sebagai pengungkapan emosional. Dengan berkomunikasi kita
difasilitasi untuk dapat mengungkapkan apa yang kita pikirkan dan rasakan.
Mengungkapkan pikiran dan perasaan pribadi kepada orang lain penting untuk dilakukan.
Sebab dengan mengungkapkan isi pikiran dan emosi baik itu marah, senang,
kecewa, gembira, atau emosi lainnya; orang lain jadi mengerti apa yang kita
rasakan. Dilain pihak, kita akan mendapatkan keseimbangan hidup serta
kelapangan hati.
Namun ada batasan tertentu yang perlu kita jaga dalam pengungkapan isi
pikiran dan perasaan. Ada norma yang harus diperhatikan, serta kebijakan
pribadi menyangkut privasi. Misalnya sebaiknya tidak mengungkapkan kemarahan
kepada seseorang di depan banyak orang. berikan teguran kepada seseorang secara
pribadi dan tidak depan umum
Contoh lain, ketika mengungkapkan perasaan lewat media sosial seperti
facebook misalnya. Hindari untuk memposting hal yang bersifat pribadi, seperti
misalnya permasalahan dalam rumah tangga. Masalah rumah tangga pribadi bukan
sesuatu yang pantas di umbar ke publik, untuk kebaikan diri sendiri
2. Berinteraksi dengan sesama
Seperti telah kita ketahui bahwa manusia adalah mahluk sosial, tidak dapat
hidup sendiri dan perlu bersosialisasi dengan orang lain. Thomas M. Scheidel
menyebutkan bahwa dengan berkomunikasi, kita dapat membangun interaksi sosial
dengan sesama dan lingkungan sekitar. Dengan begitu kita tidak terisolasi atau
terasing dari pergaulan di masyarakat, sekaligus juga menjaga kelangsungan
hidup masyarakat.
Dengan berkomunikasi kita dapat berdiskusi, bekerjasama, dan melakukan
interaksi social lainnya dengan sesama dan lingkungan di sekitar kita
3. Memberi Informasi
Informasi merupakan hal yang cukup penting, informasi dapat mencegah kita
untuk melakukan kesalahan. Misalnya pemberian informasi mengenai arah suatu
tempat bisa mencegah tersasarnya seseorang yang akan menuju tempat tersebut.
Atau informasi mengenai cara menggunakan suatu alat, penting untuk diketahui
agar tidak kegagalan produksi yang bisa jadi berimbas pada kerusakan alat.
Melalui komunikasi informasi mengenai suatu peristiwa, masalah, tingkah
laku, atau lainnya dapat disampaikan. Informasi yang disampaikan dapat
digunakan untuk menilai dan mengevaluasi suatu hal, dan memberikan alternative
pilihan yang akan diambil
4. Menambah Wawasan/ Pengetahuan
Menurtu Effendi salah satu fungsi komunikasi adalah ‘
to educate’
atau untuk mendidik. Dengan komunikasi manusia dapat menyampaikan pengetahuan,
ide, atau gagasannya dan memungkinkan terjadinya transfer ilmu dari seseorang
kepada seseorang yang lain. Dengan begitu wawasan dan pengetahuan seseorang
mengenai suatu hal menjadi bertambah.
Contohnya komunikasi yang dilakukan guru kepadaanak didiknya, seorang dosen
kepada mahasiswanya, seorang pelatih kepada muridnya, atau seorang pembicara
kepada audiencenya.
5. Aktualisasi Diri
Menurut Thomas M. Scheidel seseorang berkomunikasi dengan orang lain, untuk
saling menyatakan dan mendukung identitas dirinya. Akualisasi diri merupakan
sebuah kebutuhan bagi manusia, dan dapat dipenuhi dengan melakukan komunikasi.
Dengan berkomunikasi seseorang dapat menyatakan keberadaan dan potensi dirinya
pada orang lain. Dilain pihak, hal tersebut juga membantu seseorang untuk dapat
lebih mengenal dirinya sendiri.
6. Hiburan
Dengan berkomunikasi seseorang dapat menghibur orang lain serta mendapat
penghiburan dari orang lain. Rudolf F. Verderber menyatakan bahwa manusia
melakukan komunikasi untuk kesenangan. Effendi juga menyatakan bahwa salah satu
fingsi komunikasi adalah ‘
to entertain’, yaitu untuk menghibur orang
lain dan menyenangkan hati orang. Contohnya komunikasi yang dilakukan pelaku
stand up comedy yang saat ini sedang trend.
Hanya dengan mendengarkan perkataan dari komika yang sedang melakukan stand up
comedy, orang-orang bisa tertawa dan terhibur. Seseorang juga bisa memberikan
penghiburan bagi orang lain dengan komunikasi, misalnya memeluk seseorang yang
sedih, atau mengucapkan belasungkawa pada seseorang yang kehilangan anggota
keluarga
7. Mengurangi atau meghilangkan ketegangan
Ketika sedang menghadapi suatu masalah atau sedang bersiap melakukan
performance,
seseorang biasanya akan merasakan ketegangan. Dengan berkomunikasi, seseorang
bisa mengurangi atau menghilangkan rasa tegang yang melandanya. Selain itu,
misalkan sedang terjadi pertentangan antar pribadi atau kelompok, sedang berada
dalam ruangan bersama orang asing, dengan mulai percakapan dan saling
bekomunikasi, ketegangan yang timbul akan sedikit mencair bahkan mungkin hilang
sama sekali.
8. Mengisi waktu
Waktu berlaku sama kepada setiap orang. Dalam sehari, terdapat 24 jam atau
1440 menit yang dapat dimanfaatkan oleh manusia di bumi ini selama masih hidup.
Dalam melakukan pekerjaan atau kegiatan sehari-hari bisanya terdapat waktu jeda
atau waktu kosong, seperti saat beirstirahat misalnya; yang bisa kita isi
dengan berkomunikasi.
9. Mempengaruhi orang lain
Thomas M. Scheidel menyebutkan bahwa dengan berkomunikasi seseorang dapat
mepengaruhi orang lain agar berpikir, merasa, atau berprilaku seperti apa yang
diharapkannya. Senada dengan pernyataan Effendi bahwa salah satu fungsi
komunikasi adalah ‘
to influence’ atau mempengaruhi orang lain.
Dengan menyampaikan ide, gagasan, atau apa yang kita pikirkan kepada orang
lain, kita dapat membujuk seseorang untuk memiliki sikap serta prilaku seperti
yang kita harapkan dan memberikan arahan mengenai sikap atau prilaku yang harus
diikuti.
10. Menunjukan Ikatan
Setiap orang memiliki ikatan dengan orang lain, minimal ikatan keluarga atau
pertemanan misalnya. Dengan melakukan komunikasi seseorang menunjukkan bahwa
dia mengenal dan memiliki hubungan dengan orang yang diajaknya berkomunikasi.
Misalnya ketika memanggi seseorang dengan panggilan mama, maka orang sekitar
yang mendengarnya bahwa dia memiliki ikatan keluarga – ibu dan anak
dengan orang yang dipanggilnya.
11. Memelihara Hubungan
Menurut Rudolf F. Verderber komunikasi yang dilakukan seseorang dapat
membangun dan memelihara hubungannya dengan orang lain. Dengan berkomunikasi
seseorang dapat menjalin hubungan usaha baru, persahabatan baru, dkk dengan
orang lain. Selain itu juga memelihara hubungan yang telah dimilikinya.
Hubungan dengan kekasih misalnya, bisa saja menjadi rusak jika tidak ada
komunikasi dalam jangka waktu lama.
12. Pengendalian
Komunikasi dapat mengarahkan seseorang untuk bertindak sesuai dengan aturan
tertentu, dan sifatnya memaksa. Misalnya peraturan untuk tidak membuat
kegaduhan ketika berada di dalam perpustakaan, atau peraturan mengenai aturan
kerja di suatu perusahaan Terdapat garis panduan formal dari suatu lembaga atau
organisasi yang harus diikuti oleh anggotanya. Dan organisasi tersebut memiliki
kewenangan untuk memberikan sanksi kepada anggota yang melanggar, seperti
misalnya mengeluarkan orang tersebut dari organisasi.
13. Motivasi
Komunikasi dapat memperkuat motivasi seseorang untuk melakukan sesuatu.
Seperti yang dilakukan para motivator untuk membangkitkan kualitas hidup
pendengarnya. Dengan mengkomunikasikan kepada para pegawai apa yang harus
dilakukan untuk meningkatkan penjualan serta benefit yang akan mereka dapatkan
jika penjualan meningkat; seorang atasan dapat memotivasi pegawainya agar dapat
memperbaiki kinerja mereka.
14. Mengambil Keputusan
Seperti disebutkan sebelumnya, dengan komunikasi seseorang dapat menyampaikan
informasi tertentu mengenai suatu peristiwa atau permasalahan sehingga dapat
memberikan alternative pilihan. Dan berdasarkan informasi yang ada, seseorang
akan dapat melakukan evaluasi dan analisis mengenai keputusan terbaik yang akan
diambil.
15. Meminta pertolongan
Orang tidak akan mengetahui jika kita membutuhkan pertolongan, jika kita
tidak mengatakannya. Kadang kala orang lain pun akan merasa segan untuk
memberikan bantuan, jika kita tidak memintanya. Hanya dengan mengkomunikasikan
bahwa kita membutuhkan pertolongan, dan meminta seseorang untuk memberikan
pertolongan, kita bisa mendapatkan pertolongan. Misalnya dengan cara menelepon
nomor darurat (seperti 911), menyampaikan terjadinya kebakaran dan permintaan
bantuan darurat.
Share